Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts
Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts

Sunday, April 24, 2016

Perjuangan dalam kesukaran (Kata Mutiara Ali bin ABi Thalib)

Perjuangan hidup, dalam kebanyakan hal, dilalui dengan penuh liku,
bagaikan mendaki bukit yang terjal,

menang tanpa perjuangan panjang, bagaikan menang tanpa kebanggaan. Jika tidak ada kesukaran, tidak ada kesuksesan.
Jika tidak ada sesuatu yang diperjuangkan, tidak akan ada yang dicapai. Kesukaran mungkin menakutkan bagi orang yang lemah.
Namun memberikan perangsang menyegarkan bagi orang yang tegas dan berani.
Segala pengalaman hidup memang berperan membuktikan bahwa rintangan yang menghalangi kemajuan manusia, mungkin pada umumnya dapat diatasi dengan perilaku yang baik, semangat yang jujur, aktivitas, ketabahan, dan kebulatan tekad mengatasi kesulitan.
(Ali bin Abi Thalib)

Wednesday, June 10, 2015

" 8 NASEHAT UNTUK SUAMI "

1. Hargai isterimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab isterimu juga seorang ibu dari anak-
anakmu..

2. Jika marah, boleh tidak berbicara dengan isterimu, tapi jangan bertengkar dengannya (membentaknya, mengatainya, memukulnya)..

3. Kantung rumah adalah seorang isteri, jika hati isterimu tidak bahagia, maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian),maka sayangi isterimu agar dia bahagia dan kau akan merasa seperti disurga..

"MAKNA SAKIT"

~ Sakit itu "Zikrullah".
Mereka yang mengalami akan lebih sering menyebut Asma Allah dibanding ketika sehatnya.

~ Sakit itu "Istighfar".
Dosa-dosa akan mudah teringat, jika datang sakit,sehingga lisan cenderung untuk memohon ampun.

~ Sakit itu "Tauhid".
Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibat yang akan terus digetar?

Saturday, June 6, 2015

Hak Wanita Untuk Memilih Calon Imamnya

Islam telah memberikan hak yang sama kepada laki-laki dan perempuan dalam memilih pasangannya. Karena pernikahan dalam Islam dianggap sah dan valid jika ada persetujuan dari kedua belah pihak (calon suami dan istri). Orang tua atau siapapun itu dilarang memaksa anak mereka untuk melaksanakan pernikahan yang tidak diinginkan. Peran dan tanggung jawab mereka hanya sebatas memberikan arahan dan nasihat.

Seorang perempuan memiliki kebebasan penuh untuk menerima atau menolak lamaran yang

Monday, June 1, 2015

TIPS MENJADI PRIBADI YANG DICINTAI

KATA kunci yang harus diperhatikan dalam berhubungan dengan orang lain adalah harga diri. Begitu pentingnya harga diri, sehingga tidak sedikit orang yang mempertaruhkan nyawanya demi mempertahankan harga dirinya. Untuk menjadi pribadi yang disukai, harus terus belajar memuaskan harga diri orang lain. Karena dengan harga diri yang terpuaskan, orang bisa menjadi lebih baik, lebih menyenangkan, dan lebih bersahabat.

1.ROYALAH DALAM MEMBERI PUJIAN

Pujian itu seperti air segar yangbisa menawarkan rasa haus manusia akan penghargaan. Dan kalau Anda selalu siap membagikan air segar itu kepada orang lain, Anda berada pada posisi yang strategis untuk disukai oleh orang lain. Caranya? Bukalah mata lebar-lebar untuk selalu melihat sisi baik pada sikap dan perbuatan orang lain. Lalu pujilah dengan tulus.

2.BUATLAH ORANG LAIN MERASA DIRINYA SEBAGAI ORANG PENTING

Tunjukkanlah dengan sikap dan ucapan bahwa anda menganggaporang lain itu penting. Misalnya, jangan biarkan orang lain menunggu terlalu lama, katakanlah maaf bila salah, tepatilah janji, dsb.

3.JADILAH PENDENGAR YANG BAIK


Saturday, September 20, 2014

Tips Pintar Membagi Waktu


Sobat inspiring pernah nggak merasa bingung membagi waktu? Kerjaan ini belum selesai, pas melihat to-do-list, kok ya masih banyak tugas lain yang harus diselesaikan. Pusssiiing!
Akhirnya tidak jarang kita malah mogok ngapa-ngapain (stress sendiri nggak tahu bagaimana menyelesaikan kerjaan yang masih menggunung).
Nah berikut ini adalah sedikit tips untuk membagi waktu yang efektif, mudah-mudahan bisa berguna:
1. Sesuaikan aktivitas dengan “jam biologis” kita! Ada istilah “orang pagi” atau “orang malam”, yaitu kondisi di mana energi dan konsentrasi seseorang sedang tinggi-tingginya, ada yang berkonsentrasi tinggi kalau sudah malam, ada juga yang justru baru semangat di pagi hari.
Biasanya pada waktu-waktu ini, kerja apa saja cepat selesai. Bila kita bisa menyesuaikan aktivitas kita dengan “jam biologis” ini, insya Allah produktivitas kita bisa makin tinggi Sob!
2. Buat prioritas mana tugas yang harus diselesaikan terlebih dahulu (mana yang lebih penting dan mendesak), dan mana yang masih bisa dikerjakan belakangan! Nah, kerjakanlah tugas sesuai urutan tersebut. Hal ini akan mengurangi panik karena dikejar-kejar deadline!
3. Buat urutan tingkat kesulitan tiap tugas. Biasakanlah mengerjakan yang mudah dulu, supaya kita tidak menjadi frustasi atau menghabiskan terlalu banyak waktu di kerjaan yang sulit.
4. Perhatikanlah apakah seluruh tugas harus kita yang menyelesaikan sendiri, atau sebenarnya bisa kita limpahkan kepada orang lain! Belajarlah untuk mendelegasikan tugas! Jika ada tugas yang bisa dibagikan kepada teman sekelompok atau se-organisasi, percayakan dia untuk mengerjakannya! Jangan mengerjakan semua hal sendirian Sob, jika memang bisa membagi tugas, itu lebih baik!
5.Selalu ingat untuk makan makanan bergizi serta berolahraga agar tubuh tetap bugar dan segar! Kondisi tubuh yang sehat sangat baik dalam menjalankan aktivitas yang padat. Kalau kitanya cepat sakit, lemas, dan punya penyakit kambuhan (misalnya Maag), duuh... bagaimana bisa mengerjakan tugas dengan optimal? Pasti membuat manajemen waktu kita menjadi kacau balau.
6. Konsentrasi dan fokus.Di setiap mengerjakan tugas, usahakan tetap fokus dan konsentrasi agar kerjaan cepat beres! Jangan memikirkan pekerjaan lain saat mengerjakan sesuatu, ini membuat penyelesaiannya lebih lama.
7. Supaya aliran darah tetap berjalan lancar, istirahatlah selama 5 - 10 menit setiap 30 - 40 menit mengerjakan tugas!
8. Mulailah berkata “tidak” pada hal-hal yang dapat merusak alur rencana pengerjaan tugasmu!
9 Jangan mudah menerima tugas baru! Ukurlah kemampuan kita dan jumlah waktu yang kita miliki, dengan jumlah tugas yang harus diselesaikan. Jika overload... beranilah untuk menolak tugas baru yang diberikan!
Sama dengan flashdisk, diri kita juga memiliki kapasitas maksimal Sob! Flashdisk yang berukuran 8 GB yaa tidak bisa dipaksakan untuk diisi sampai 12 GB. Bahkan kalau kepenuhan kapasitas, bisa-bisa rusak dan lelet kinerjanya looh... So, jangan pernah memaksakan diri kita untuk menyanggupi setiap tugas yang diberikan oleh orang lain, bisa jadi kita malah mengecewakan diri sendiri dan banyak orang.
Semoga sukses membagi waktu dan berhasil mengerjakan setiap kewajiban dengan optimal!
Sumber: Gubahan dari www.kafesantai.com
Gambar: adhi-muzzick.blogspot.com

Ayo Perbanyak Teman

Sobat Inspiring suka heran nggak, kenapa ada orang yang begitu mudah berteman? Bahkan, ketika sedang menunggu giliran masuk ke ruang dokter, misalnya, tiba-tiba menyadari salah satu teman Sobat sudah mengobrol dengan semua orang di ruang tunggu. Mereka bahkan saling menyebut nama dan ngobrol seolah dengan teman lama. Hmmm, kok bisa sih?

Laura Gilbert, penulis freelance di sejumlah media seperti Maxim, Health, The Knot, dan Stuff, mengatakan ada beberapa hal yang membuat orang mudah berteman dengan orang yang baru dijumpai. Sobat bisa mencuri kiat-kiat yang mereka lakukan, lalu mengubah cara tersebut menjadi sifat-sifat diri Sobat yang alami.

1. Tersenyum dan melambaikan tangan Apa salahnya melontarkan senyuman lebih dulu pada orang yang sedang berpapasan dengan kita? Gengsi, karena orang itu lebih junior di sekolah atau kampus? Buang jauh-jauh pikiran tersebut. Nggak perlu takut bila kita memberi pesan ingin ngobrol dengannya, atau ingin tahu siapa dia. Awali dengan senyum, lambaikan tangan, anggukkan kepala, apa saja yang memberi kesan kita adalah orang yang ramah.Bila bertemu seseorang yang belum dikenal, memberikan senyum juga akan membuatnya tahu bahwa ia boleh bercakap-cakap dengan kita. Coba cara ini setiap kali keluar dari rumah. Misalnya, pada orang yang biasa kita temui di bis atau kereta komuter, ibu-ibu di sebelah rumah yang sedang ngeriung, bahkan pada anak kecil yang sedang bermain di lapangan dekat rumah. Setelah terbiasa melontarkan senyum, hal ini akan menjadi kebiasaan baru yang terjadi secara alami. Coba deh!

2. Membuka pembicaraanLagi-lagi, apa salahnya berbicara lebih dulu pada orang yang belum kita kenal? Setiap orang bisa saja menjawab pertanyaan, atau memberi respons pada komentar seseorang, tapi orang yang mudah berteman adalah yang biasa mengajak bercakap lebih dulu.Menurut Susan RoAne, penulis “How to Create Your Own Luck” and “What Do I Say Next”, rahasia orang yang mudah berteman adalah menganggap hal-hal di sekitarnya sebagai peluang untuk mulai berbicara, dan bukannya menunggu disapa.

3. Gunakan pertanyaan terbukaNgomong-ngomong, apa sih yang bisa menjadi bahan pembicaraan dengan orang yang baru kita kenal? Cari topik yang sama-sama Sobat ketahui atau Sobat rasakan di sekitar. Misalnya, soal cuaca yang panas, atau billboard iklan yang menampakkan wajah bintang Korea favorit Sobat. Atau, topik yang sedang hangat dibicarakan di siaran tivi, misalnya, semakin boomingnya boyband serta girlband Korea.Agar pembicaraan tidak sekadar menjadi basa-basi, tanyakan pendapat teman baru kita itu. Lemparkan sebuah pertanyaan yang jawabannya akan lebih panjang daripada sekadar "ya" dan "tidak". Misalnya, Sobat sedang jalan-jalan di Mall. Ketimbang hanya mengatakan, "Waduh, mahalnya pasmina ini...", lebih baik tunjukkan kepedulian kita dengan mengatakan, "Ya ampun, pasmina kayak gini aja harganya 100 ribu? Apanya yang bikin mahal, ya? Memangnya ini merek terkenal apa?"

4. Berhenti bicara pada waktunyaNggak ada satupun orang yang senang mendengarkan orang lain yang hanya membicarakan dirinya sendiri. So, Sobat harus tahu kapan harus berhenti dan memberi kesempatan orang lain berbicara. Jperlu diingat juga bahwa setiap orang pasti senang bila dianggap memiliki pengetahuan yang luas.
Bila suatu saat berkesempatan membuka obrolan dengan seseorang yang baru Sobat kenal, lontarkan sedikitnya tiga pertanyaan. Hal itu akan memberikan celah pada orang lain untuk terbuka pada kita dan merasa dihargai. Ketika mereka merasa dihargai, mereka pasti akan berusaha ngobrol lebih banyak bersama kita.

5. Tidak Pilih-Pilih TemanTerkadang orang kaya akan merasa risih jika bergaul dengan orang-orang miskin, orang yang tidak berpendidikan, anak jalanan, dsb. Jangan ragu berteman dengan tukang bakso, tukang ojek, ibu-ibu, nenek-nenek, anak kecil, penjaga warung, tukang sampah, tukang sayur, satpam, dsb karena mungkin suatu saat kita membutuhkan bantuan mereka.
6. Aktif Kegiatan Sosial Dan Membantu Sesama
Rajin-rajinlah ikut shalat berjamaah di masjid atau mushola di sekitar rumah kita. Jika ada kerja bakti di lingkungan tempat tinggal sebaiknya Sobat ikut ambil bagian. Selain itu juga ada acara-acara sosial lain yang sangat baik untuk diikuti seperti karang taruna, forum remaja masjid, panitia perlombaan peringatan 17 Agustus-an, dan masih banyak lagi lainnya. Jangan sungkan membantu secara langsung tetangga, teman, saudara, dll yang sedang kesusahan karena mereka akan merasa senang sekali jika ada yang membantu dan mereka pun akan sangat senang jika dapat membantu kita di kemudian hari.
7. Sopan Santun, Ramah, Rendah Hati Dan MengalahDalam bersosialisasi kita akan senang jika orang lain sopan, ramah, rendah hati, dsb. Begitupun dengan orang lain yang sudah pasti akan senang hati dapat berteman dengan orang yang memiliki sifat-sifat di atas. Sotoy, narsis, sombong, membual, kikir, munafik, dll adalah sifat-sifat yang akan menimbulkan nilai negatif di mata orang lain sehingga mereka akan enggan untuk berteman akrab dengan kita serta menghasilkan antipati di mata orang-orang.
8. Jangan Membuat Musuh
Ini dia yang paling penting, Sob. Hindari sifat-sifat yang dapat menghadirkan musuh ke hadapan kehidupan kita seperti iri, dengki, sombong, congkak, angkuh, sok berkuasa, sok kaya, munafik, pelit, culas, egois, keras kepala, dsb. Selain itu hindari minuman keras, narkoba dan kawan-kawan agar terhindar dari dijauhi orang. Ramah, santun, rendah hati, mengalah, dll dapat menghindarkan kita dari permusuhan. Selesaikan segala masalah yang ada dengan tuntas secara baik-baik agar tidak berkepanjangan dan menimbulkan permusuhan.Berbahagialah yang mempunyai banyak teman dan sahabat. Pasalnya, beberapa penelitian terbaru menemukan bukti bahwa menikmati kehidupan sosial yang aktif dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Para ilmuwan mempercayai bahwa menghabiskan waktu bersama teman atau sahabat akan membuat hidup lebih sehat baik secara mental maupun fisik.  
Okeh, demikian beberapa tips-nya. Mudah-mudahan kita semua berhasil mendapatkan teman sebanyak-banyaknya. Bukan cuma eksis di dunia maya, tapi buktikan di dunia nyata. Ok! ^__^


 a

Membangkitkan Semangat Berorganisasi

Kita sebagai remaja selalu ingin menjadi pusat perhatian. Sebab dengan menjadi pusat perhatian kebutuhan aktualisasi diri kita, serasa telah terpenuhi. Demikian pula jika kita berada di lingkungan sekolah. Sering kali kita berlomba-lomba dengan segala cara untuk menarik banyak perhatian, salah satunya dengan menjadi idola remaja sekolah.

Untuk menjadi idola remaja sekolah dapat dilakukan beberapa cara, seperti memiliki prestasi akademik terbaik, menjaga penampilan menjadi yang tertampan atau tercantik di sekolah, atau dengan aktif mengikuti kegiatan sekolah. Salah satu kegiatan sekolah yang banyak memberikan manfaat bagi kita adalah kegiatan ekstra kurikuler.
Di setiap sekolah biasanya terdapat ekstrakurikuler, yaitu organisasi-organisasi yang mewadahi kegiatan para siswa. Penting gak sih keberadaan organisasi-organisasi itu, mengingat aktifitas belajar kita saja sudah terasa melelahkan?
Organisasi eksrtrakurikuler ini tentu saja ada manfaatnya. Kalau mubazir, mungkin sekolah sudah menutup kegiatan-kegiatan itu. Salah satu manfaat eksrtrakurikuler adalah wadah kita berlatih berorganisasi. Berorganisasi itu perlu lho...Sebut saja namanya Ary, lulus kuliah dengan nilai yang membanggakan. Dengan nilai itu, ia mudah diterima kerja. Tapi masalah mulai muncul. Ary agak gagap dengan struktur organisasi perusahaan. Ary juga tidak terbiasa dengan perdebatan di rapat-rapat kerja. Maklum, selama kuliah dan sekolah, Ary tidak pernah mengikuti organisasi apa pun.Lain lagi ceritanya dengan Heri. Nilainya memang biasa saja. Mungkin Heri bukan profile yang bagus untuk menggambarkan seorang mahasiswa yang punya kemampuan membagi waktu antara belajar dengan berorganisasi. Ya, Heri seorang organisatoris di kampusnya. Tapi, pengalaman organisasinya membawa manfaat. Saat wawancara kerja, ia sudah terbiasa mengungkapkan pikiran dan pendapatnya secara verbal di depan umum. Wawancara berjalan lancar dan mengesankan. Di dunia kerja, ia tidak canggung menghadapi struktur organisasi dan rapat-rapat kerja. Dan saat ia diangkat menjadi supervisor, ia mampu memimpin bawahannya dengan baik.Ilustrasi di atas memang tidak mewakili seluruh orang yang pernah berorganisasi atau pun tidak. Ada juga orang yang tetap luwes walau pun tidak ikut organisasi di sekolah/kuliahnya. Ada juga orang yang masih canggungan walau punya pengalaman berorganisasi. Tapi ilustrasi di atas bisa menjelaskan bagaimana manfaat berorganisasi.Nah, apa saja manfaat dari berorganisasi?

1. Menyalurkan Minat dan Bakat
Kalau kamu hobi olahraga, tidak ada salahnya kamu ikut organisasi keolahragaan. Juga kalau kamu suka dan bercita-cita menjadi peneliti, kamu bisa coba masuk Kelompok Ilmiah Remaja. Kalau kamu suka dengan dunia kerelawanan, kamu bisa ikut Palang Merah Remaja. Atau kalau kamu suka dengan alam bebas, kamu bisa ikut organisasi pecinta alam. Semua organisasi ini mewadahi minat dan bakat kamu. Tentu saja minat dan bakat yang ditampung adalah minat dan bakat yang positif. Ayo, coba gali, adakah minat dan bakat kamu yang sesuai dengan organisasi eksrtrakurikuler di sekolah?Dan jangan lupa, setiap orang punya bakat masuk menjadi orang yang baik. Setiap orang punya minat untuk masuk surga. Rohani Islam siap menampung minat dan bakat kamu itu. Apa pun organisasi yang kamu ikuti di sekolah, pastikan kamu juga ikut Rohis. 

2. Ajang Bersosialisasi
Gaul bukan berarti kamu suka jalan-jalan ke mal, cafe, atau tempat nongkrong lain. Kamu aktif di organisasi, bertemu dengan teman-teman se-ide dan se-perjuangan, suka berkumpul dengan mereka mencurahkan gagasan-gagasan yang hebat, maka kamu adalah anak gaul yang sejati.Karena manusia itu makhluk sosial, maka kita membutuhkan manusia yang lain. Di organisasi lah kita bisa menemukan manusia yang "kita butuhkan". Mungkin manusia itu adalah orang yang bisa menjadi teladan kita, mungkin manusia itu adalah tempat curhat kita, atau manusia itu tempat kita meminjam uang. Apa pun kebutuhan itu, kita butuh manusia lain.Alangkah indahnya kalau kawan-kawan tempat kita bersosialisasi adalah orang-orang yang sholeh atau orang-orang yang punya semangat menimba ilmu keislaman, seperti di Rohis. “Seseorang dapat dinilai dari kadar agama temannya, oleh karena itu hendaknya salah satu dari kalian meneliti dahulu siapa yang akan ia jadikan teman.” (HR. al Hakim)

3. Belajar Menjadi Pemimpin, Bekerjasama, dan Tanggung Jawab
Dalam organisasi, ada pembagian tugas. Tugas itu bisa sebagai pemimpin, atau sebagai bawahan. Bila kita ditunjuk menjadi pemimpin - entah itu ketua umum atau ketua departemen, kita akan mendapat pengalaman belajar memimpin yang sangat berharga dalam organisasi eksrtrakurikuler. Kita belajar mengatur manusia yang punya watak berbeda-beda. Memadukan mereka dengan berbagai wataknya untuk mencapai tujuan. Sebuah seni tersendiri. Bila kita sebagai bawahan, maka kita bisa belajar patuh dan menunaikan tugas dengan benar. Apa pun posisi kita, kita belajar bertanggung jawab atas peran yang telah ditentukan untuk kita.Organisasi tentu membutuhkan kerjasama yang kompak. Kita belajar bagaimana bekerjasama, mencurahkan ide, dan menjalankan keputusan musyawarah dalam organisasi. Bila kita selama ini hanya mengenal kerjasama pada saat ujian, cobalah belajar kerjasama yang baik dalam organisasi.

4. Merangsang Kreatifitas
Tiap organisasi punya tujuan. Untuk mencapai tujuan, dibutuhkan kreatifitas dari para anggotanya. Selain itu, tugas yang diberikan pada kita pun butuh kreatifitas untuk menuntaskannya. Dalam organisasi lah kita belajar kreatifitas yang benar, bukan kreatifitas buruk seperti melakukan manuver mencontek yang jitu saat ujian.

5. Belajar Memiliki Visi, Misi, dan Perencanaan
Visi Misi? Apakah kita akan menjadi caleg? Yah... masa depan orang hanya Allah swt yang tahu. Tapi visi misi itu bukan cuma janji gombal para caleg. Setiap orang perlu memiliki visi misi dan perencanaan dalam hidupnya. Pernah membaca novel Ayat-Ayat Cinta? Di situ diceritakan bahwa sang tokoh, Fahri, memiliki perencanaan yang matang dalam hidup dan perencanaan itu dipetakan dengan apik dan ditempel di dinding kamarnya. Coba lah memiliki perencanaan dalam hidup, siapa tahu bisa bertemu gadis kaya orang Jerman di KRL Jabotabek.Saat organisasi akan melakukan penggantian pengurus, biasanya calon ketua akan ditanya apa visi misinya. Penting untuk mengetahui visi misi sang calon, karena dari situ akan diketahui kemana organisasi akan di bawa bila calon itu terpilih. Selain itu juga bisa mengukur kecerdasan si calon.Visi adalah cara pandang jauh ke depan kemana organisasi harus dibawa agar dapat eksis, antisipatif dan inovatif. Misi adalah langkah-langkah untuk mencapai visi.Begitulah manfaat positif dari berorganisasi. Ada berbagai manfaat lain yang akan pembaca rasakan sendiri.

Tapi ingat, untuk bisa aktif mengikuti seluruh kegiatan eskul di sekolah, kita harus pintar-pintar membagi waktu agar pelajaran sekolah tidak terganggu. Sebab, bisa-bisa eskul justru menjadi kambing hitam atau alasan untuk malas mengikuti kegiatan eskul akibat letih. Untuk bisa tetap aktif, paling tidak harus mampu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh sehingga segala aktifitas bisa dilakukan dengan baik. “Kita juga dapat melakukan setiap tanggung jawab yang diberikan baik di kelas, maupun di luar kelas seperti tanggungjawab berorganisasi. Jangan sekali-kali menyalagunakan organisasi khususnya untuk kepentingan pribadi.

Tips jitu untuk membagi waktu berorganisasi dan belajar:
1. Bagi waktuBuat jadwal kegiatan rutin. Misalnya, pada jam sekolah usahakan waktu belajar tidak terganggu oleh kegiatan organisasi.\
2. Posisi menentukanCari posisi diorganisasi yang tidak terlalu berat tugasnya dan pastinya sesuai dengan bidangmu.
3. Optimis berorganisasiIngatkan dirimu, kalau organisasi itu bukannya tidak penting. Ingat! Dengan berorganisasi kamu bisa terlatih untuk bersosialisasi dengan orang lain.
4. Ilmu oke, skill Organisasi OkeTamat sekolah, pastinya kamu tidak akan canggung lagi terhadap dunia keorganisasian, Seperti ketika kamu melanjutkan ke perguruan tinggi. 

13 Jurus menghilangkan Kebiasaan Buruk

Sobat Inspirasi Hati, pernah mengalami kesulitan melawan kebiasaan buruk? Entah berapa kali berniat untuk mengubah diri, menghapus kebiasaan buruk, namun terhenti di tengah jalan begitu saja.Menghilangkan kebiasaan buruk memang tidak gampang, Sob. Namun juga tidak sesulit yang kita bayangkan. Masalahnya adalah kita terkadang tidak benar-benar percaya apakah kebiasaan buruk itu bisa dihilangkan dan dihentikan selama-lamanya dalam diri kita.Berikut merupakan 13 jurus yang dapat dipraktekkan untuk memusnahkan kebiasaan buruk yang sering kita perbuat:

1. Percaya Kita Bukanlah Kebiasaan Buruk KitaUntuk bisa menghilangkan kebiasaan buruk, terlebih dahulu kita harus percaya bahwa kita bukanlah orang yang punya kebiasaan buruk seperti itu. Logikanya, ketika kita yakin bahwa diri kita adalah kebiasaan buruk kita, maka kita akan berpikir “memang itulah saya! kalo saya mencoba untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu maka saya tidak menjadi diri sendiri! saya tidak bisa!”Tapi kalau kita yakin bahwa kita bukanlah kebiasaan buruk kita, maka kita akan berpikir, “Saya bukan orang yang seperti itu! saya akan melakukan segala cara untuk bisa menghilangkannya!”

2. Percaya Bahwa Itu Bukan “Kebiasaan”Sebenarnya mengatakan bahwa itu adalah “kebiasaan buruk” akan memperkuat melekatnya hal itu pada diri kita. Kata “kebiasaan” sudah tertanam di benak semua orang sebagai sesuatu yang teramat sulit untuk diubah/dihilangkan. Maka kita perlu mengganti kosa kata kita. Jangan mengatakan “kebiasaan”. Lebih baik katakan “sesuatu yang tidak baik” atau “kekhilafan”. Tujuannya adalah untuk mengubah persepsi otak kita bahwa kita pasti bisa dan harus segera bisa menghilangkannya.

3. Asosiasikan Penderitaan Dan Kejelekan!Anthony Robbins, motivator no. 1 sejagad, mengatakan hanya ada 2 hal yang mempengaruhi kehidupan manusia secara keseluruhan, yakni kesenangan dan kepedihan. Alasan mengapa seseorang melakukan apa yang mereka lakukan dan menghindari apa yang tidak mereka lakukan adalah 2 hal ini. Karena mereka ingin mendapatkan kesenangan dan ingin menghindari kepedihan.Nah, kebiasaan buruk terjadi karena kita menghubungkan kebiasaan buruk itu dengan kesenangan yang akan kita dapatkan. Misalnya merokok. Semua perokok, pasti lebih cenderung memikirkan kesenangan dari merokok. Bukan penderitaannya. Nah, untuk menghilangkan kebiasaan buruk merokok atau apapun yang lainnya, hubungkanlah kebiasaan buruk itu dengan kepedihan dan penderitaan.

4. Fokus Pada Diri KitaKalau kita percaya kita bukanlah kebiasaan buruk kita, berarti kita adalah kebiasaan baik kita. Fokuslah pada kebiasaan baik diri kita. Katakan “saya adalah orang yang senang tersenyum!” atau “Saya punya kebiasaan menyisihkan sebagian uang saya untuk disumbangkan!” Katakan yang sebenarnya mengenai kebaikan diri kita.

5. Alihkan Fokus KitaKetika keinginan untuk melakukan kebiasaan buruk itu datang, alihkan fokus pikiran kita pada sesuatu hal yang lain yang lebih menarik. Ingat! yang lebih menarik. Bukan sembarang mengalihkan fokus pikiran, tetapi mengalihkannya kepada sesuatu yang benar-benar lebih menarik.

6. Temukan Solusi dan Ceritakan Pada Orang Lain!Alih-alih fokus pada diri sendiri, fokuslah pada membantu orang lain menghilangkan kebiasaan buruk mereka. Jika seseorang bertanya, bagaimana menghilangkan kebiasaan buruk merokok, ceritakan apa yang biasa dilakukan untuk mengatasinya pada diri kita. Ini akan membantu otak kita untuk fokus pada solusinya bukan pada masalahnya. Jadi di samping membantu orang lain, sebenarnya kita sedang membantu diri sendiri.

7. TulisJangan hanya berkomitmen. Tapi tulislah komitmen untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu di kertas. Tulis Jenis Kebiasaan buruk yang ingin dihilangkan. Dan cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkannya.  Menceritakan komitmen kita kepada orang lain, akan lebih menguntungkan. 
8. Jangan Berubah Untuk Orang Lain
Seringkali demi cinta dan sayang terhadap seseorang kita rela berubah. Misal, demi si fulanah, gue rela nggak lagi pake narkoba. Tetapi sebenarnya, tanpa motivasi dalam diri yang kuat, kecenderungan untuk berhenti di tengah jalan dapat terjadi.
Lakukan sebaliknya, kita dapat melibatkan orang tercinta sebagai faktor pendorong motivasi sementara motivasi utama tetap berasal dari dalam diri demi kebaikan diri sendiri. Misalnya melakukan sesuatu demi kesehatan atau meningkatkan kepercayaan diri. “Gue tau… make narkoba bisa merusak otak gue. Gue akan berhenti!”
9. Jangan Bercermin di Kesalahan Orang Lain
Keberhasilan yang diraih seseorang dalam waktu singkat belum tentu dapat terjadi sama persis terhadap diri kita. Setiap orang memiliki pengalaman uniknya sendiri. Proses yang lamban, namun menunjukkan kemajuan, lebih baik dari proses instan yang berhasil hanya untuk sementara.
10. Beri Reward
Beri hadiah kecil untuk diri sendiri saat berhasil meraih kemajuan. Hadiah menjadikan proses berat untuk menghilangkan kebiasaan buruk menjadi lebih menyenangkan. Ada bonus lain yang memacu untuk keras berusaha. Misalnya saat kita berhasil mengurangi konsumsi junkfood selama sebulan, kita berhak mendapatkan sepatu atau tas baru. Akan tetapi jangan sampai hadiah ini menjadi kebiasaan buruk yang baru, hingga kita tergantung padanya. 11. Hindari Aktivitas yang memancing baliknya kebiasaan buruk
Jika kita ingin mengerem perilaku boros, mau tidak mau kita harus mengurangi hobi jalan-jalan ke mal. Pun demikian halnya jika kita berniat berhenti mengemil. Akan sulit dilakukan jika kita tetap melewatkan waktu dengan menonton televisi berjam-jam, pergi ke bioskop, atau berkumpul bersama rekan dan berbincang hingga lupa waktu. Hindari aktivitas yang mengundang kembalinya kebiasaan yang ingin kita hilangkan.
12. Cari Kebiasaan Pengganti
Menghentikan kebiasaan buruk, artinya menghapus salah satu bagian dari pola hidup kita. Jika kita memotong begitu saja kebiasaan tersebut, ada kekosongan yang terjadi dalam keseharian kita. Akibatnya timbul ketidaknyamanan yang jika tidak diatasi akan mendorong kita untuk kembali ke kebiasaan lama. Maka, yang harus kita lakukan adalah mencari kebiasaan pengganti yang lebih baik.

13. Perbaiki Shalat kita!
Rasulullah s.a.w bersabda, "Barang siapa shalatnya tidak menghalanginya dari perbuatan kejahatan dan kemungkaran,maka tidak ada shalat baginya." (HR.Abu Daud-Durrul Mantsur) 
Shalat adalah amalan yang sangat bernilai. Apabila shalat kita kerjakan dengan tertib, akan menyebabkan tercegahnya kita dari segala hal yang tidak kita inginkan.
Banyak sekali Hadits Shahih yang menyebutkan mengenai hal ini. Diantaranya ibnu Abbas r.a berkata."Shalat menghentikan kita dari berbuat dosa dan shalat menyelamatkan kita dari dosa-dosa."
Ibnu Umar r.a pernah meriwayatkan hal yang sama. Abdullah bin Mas'ud r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah s.a.w bersabda,"Barang siapa tidak mengiringi shalatnya dengan ketaatan,maka itu bukanlah shalat. Ketaatan yang mengiringi shalat adalah rasa malu dan meninggalkan perbuatan buruk."(Al-hadits) Abu Hurairah r.a menceritakan tentang seseorang yang bercerita kepada Rasulullah s.a.w bahwa ada orang yang shalat tahajjud di malam hari dan pagi harinya ia mencuri. Rasulullah s.a.w bersabda,"Dalam waktu dekat shalat itu akan menghentikanya dari perbuatan tersebut."(Durrul-Mantsur) Dari hadits ini kita mengetahui bahwa jika seseorang yang selalu menyibukan diri dengan perbuatan maksiat, maka hendaknya ia betul-betul menyibukkan diri dengan shalat yang benar. Oleh karena dengan shalatnya itu perbuatan buruknya lama-lama akan hilang.
Setiap perbuatan buruk akan sukar untuk dihilangkan dan akan membutuhkan waktu yang lama. Akan tetapi jika kita betul-betul memperhatikan masalah shalat dan benar-benar menjaganya, maka akan mudah meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk dan juga tidak membutuhkan waktu yang lama. Dengan barokah shalat, maka dengan sendirinya kebiasaan buruk itu akan hilang.

Yuuk sama-sama kita praktekkan 13 jurus di atas Sob! Semoga kebiasaan buruk segera ngabuuur….
Sumber: blogpengembangandiri.comfamily.ghiboo.comSyiar Muslim.gambar: farhatkhan.wordpress.com 

Wednesday, May 14, 2014

Perbandingan Bumi dengan Matahari dan Planet-Planet Lainnya

Seberapa besar perbandingan Bumi dengan planet-planet terdekat seperti Merkurius, Venus, Mars & Pluto ??? (Silahkan dilihat gambar dibawah), ternyata Bumi masih LEBIH BESAR dibandingkan planet-planet tersebut.

Bagaimana bila Bumi dibandingkan ukurannnya dengan planet Uranus, Neptunus, Saturnus dan Jupiter ??? (Silahkan dilihat gambar dibawah), ternyata Bumi LEBIH KECIL dibandingkan planet-planet tersebut.
Bagaimana ukuran Bumi bila dibandingkan dengan Matahari ??? (Silahkan dilihat gambar dibawah), ternyata ukuran Bumi hanya berupa sebuah “Titik” dibandingkan Matahari karena menurut ahli Astronomi ukuran Matahari adalah 330.330 kali lebih besar daripada Bumi.
Selanjutnya, apakah ada planet yang lebih besar dari Matahari ??? (Silahkan dilihat gambar dibawah), ternyata ada planet Sirlus, Pollux, Arcturus, Rigel, Aldebaran, Betelgeuse & Antares.
Bahkan bila dilihat perbandingan Matahari dengan Antares, ternyata Matahari hanya sebesar debu.
Pesan Religi apa yang minimal bisa Kita (Manusia) petik dari informasi/gambar diatas, yaitu ternyata Bumi sebagai tempat tinggal manusia ternyata tidak bisa dibandingkan dengan ciptaan-Nya, apalagi dibandingkan dengan Sang Pencipta !!!

Sumber: http://jokosulistiyo99.wordpress.com/religious-news/perbandingan-bumi-dengan-matahari-dan-planet-planet-lainnya/

Monday, May 16, 2011

UNTUK WANITA YANG TERSAKITI

Share,
untuk teman wanitaku,

begini,

"Saya selalu di sakiti pasangan saya,saya wanita yg hatinya di injak2,
Apa saya harus sabar atau berontak?"

Hemm..
Begini teman,

Apakah ibundamu dulu mengandungmu,melahirkanmu,dan memeliharamu hanya untuk di siksa oleh lelaki itu?

Do'a ibundamu dulu itu mulia,dan hanya untuk kebahagiaanmu,

lelaki itu bukan lelaki yg ada dalam do'a ibumu,

Perbaikilah dirimu,agar Tuhan memperbaiki lelakimu,

Tegaslah..

BROKENT HEART


Untuk engkau yg sakit hati..

Begini,
ikuti cara ini..

Mulailah dengan bersedih,
marahlah,dan pikirkan pembalasan..

Lalu sadarilah bahwa itu tak mungkin kau lakukan,
sadarilah juga bahwa dia tak tahu dan tak peduli dengan deritamu itu,

terus untuk apa kau gunakan waktu,pikiran,dan kewarasanmu untuk memikirkan dia yg tak memikirkanmu..?

Sudahlah, berfokuslah menjadikan dirimu pandai dan mampu,

lihat saja nanti..

Monday, May 9, 2011

MENCINTAI WANITA

Mencintai wanita adalah keindahan yg memuliakan hidup,

Hati ini melangit dan haru,
karena aroma kesurgaan dari tubuh mungilnya sebagai bayi,

karena keceriaannya yg polos sebagai gadis,

karena perasaan terpelihara bersamanya sebagai istri,

karena penyerahan yg manja kepadanya sebagai ibu,
Dan
karena kedamaian dalam samudera pengertiannya sebagai nenek...

Wanita adalah pemulia kehidupan...

Saturday, April 2, 2011

KUMPULAN MOTTO KEHIDUPAN


Perjalanan seribu batu bermula dari satu langkah.
( Lao Tze )

Manusia tidak merancang untuk gagal, mereka gagal untuk merancang.
( William J. Siegel )

Amat mudah untuk memadamkan api yang sedang membara,
tetapi sukar untuk meredakan api kemarahan dalam diri.

Kecerdasan emosi adalah kemampuan merasakan,
memahami, dan secara efektik menerapkan daya