Thursday, July 30, 2015

15 NASEHAT UNTUK IBU…DEMI MASA DEPAN PUTRINYA

1. Hormatilah suamimu ketika dia di rmh atau di luar rumah & bersegeralah memenuhi kebutuhannya,

khususnya di depan putri2nya.

2. Jangan bertikai dg suami di depan anak2, never..!! perselisihan yg terjadi tdk boleh melewati pintu kamar tidur.

3. Sengajalah meminta izin suami di depan putri2nya, bila ingin masuk atau keluar atau apa saja.

4. Jangan pernah menampakkan pembangkangan atas perkataan suami di depan putri2.

5. Bagi istri2 penguasa terhadap suaminya, yg ikut campur dlm segala urusan suaminya bahkan
mengintrogasi suami (Kenapa jendelanya dibuka? Bagaimana kamu keluar sendirian kemarin? Kenapa beli roti ini?dll), seakan dialah komandan di rmh, menyuruh, memerintah & melarang di rumah. Yakinlah bahwa putri2nya kelak akan menjadi fotocopy dirinya, secara otomatis dia akan menguasai suaminya seperti yg dia lihat pd ibundanya & bila ternyata dia mendapatkan suami yg memiliki kepribadian yg berbeda dengan ayahnya, mk tiada solusi kecuali CERAI.

6. Seorg istri tdk boleh memberikan izin bagi lelaki utk memasuki rumahnya dikala suaminya tdk di rumah, walaupun dia itu adalah teman dekat keluarga ataupun tetangga.

7. Seorg ibu yg mulia akan bersolek & berdandan hanya utk suaminya dg sengaja dia menunjukkan hal itu di depan putri2nya seraya menjelaskan bahwa itu adalah hak suami & dia juga tdk bersolek ketika keluar rumah atau di depan org yg bukan suami, utk memberi contoh nyata pd putri2nya

8. Istri yg sholehah tidaklah pelit & tdk pula boros utk urusan rumah, dia berada di tengah.

9. Sangat indah sekali, bila anak-anak meminta sesuatu pada ibunya & sang ibu berkata pada mereka:
“Kita akan menanyakannya pada ayah & kita tidak akan melakukan sesuatu kecuali bila direstui olehnya”.
Dengan sering kalinya melakukan hal ini maka akan tertancap di dalam diri putri² penyerahan tongkat kepemimpinan pada lelaki & tdk boleh seorang wanita menelanjangi suaminya dari pakaian kepemimpinan dengan dalih gender & kebebasan.

10. Istri yg sholehah akan menyambut kedatangan suaminya dgn wajah yg ceria & tak langsung mengadukan tingkah anak² yg menyebalkan, tetangga atau apa saja.
Namun ia kan mencari waktu yg tepat.

11. Tidaklah elok seorang istri mengadukan kehamilannya, urusan menyusui atau pekerjaan rumah di depan putri-pitrinya karna hal itu kan terekam dimemorinya.

12. Tatkala ada tetangga atau teman wanitanya memintanya utk turut berkunjung ke rumah fulanah, hendaklah sang ibu berkata pada mereka & diperdengarkan pada putri-putrinya,
“Aku kan memberitahu suamiku, bila dia setuju maka aku ikut”, & tatkala suaminya datang, ia memberitahu suaminya tanpa nada paksaan,
”Apakah ia diperbolehkan untuk berkunjung ke rumah fulanah”, & bila suaminya diam saja, maka ia tdk memaksa & langsung memberi tahu temannya bahwa ia tdk bisa ikut, di depan putri2nya.

13. Bila sang ayah memerintahkan kepada anggota keluarga suatu perintah maka hendaklah sang ibu bersegera melaksanakannya & menyuruh anak² bersegera & mengajarkan pada mereka pentingnya patuhi perintah suami/ayah, tatkala anak² merasakan hal itu maka ia kan tumbuh besar menghormati nahkoda yg kelak mengemudikan bahteranya agar tdk pecah & karam di samudra.

14. Tatkala istri meminta pada suaminya berbagai macam permintaan yg memberatkan suaminya karna ketidakmampuannya, maka kelak putrinya kan menirunya tatkala mereka menjadi istri.

15. Seorang istri yg duduk ngobrol bersama tetangga atau temannya menceritakan rahasia-rahasia rumahnya, maka kelak putrinya dengan mudah menyingkap rahasia suaminya, tatkala ia jadi istri.
InsyaAllah dengan menjalankan nasihat ini, kita telah menegakkan islam di rumah kita..

(dari kitab kaifa takun ahsan murobbi fil ‘alam, h 44-45)
Oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah

0 comments:

Post a Comment