Tuesday, July 14, 2015

Kelelahan Mendidik Anak

Di hari kiamat kelak, ada sepasang orangtua yang diberi dua pakaian (teramat indah) yang belum pernah
dikenakan oleh penduduk bumi. Keduanya bingung dan bertanya: “Dengan amalan apa kami bisa memperoleh pakaian seperti ini?” Dikatakan kepada mereka: “Dengan (kesabaran)mu dalam mengajarkan Al-Quran kepada anak-anakmu.”
Merawat dan mendidik anak untuk menjadi generasi shaleh/shalehah bukan urusan yang mudah. Betapa berat dan sangat melelahkan. Harta saja tidak cukup.

Betapa banyak orang-orang kaya yang anaknya
“gagal” karena mereka sibuk mencari harta, namun abai terhadap pendidikan anak. Mereka mengira dengan uang segalanya bisa diwujudkan. Namun, uang dibuat tidak berdaya saat anak-anak telah menjadi pendurhaka.

Berbahagialah manusia yang selama ini merasakan kelelahan dan berhati-hatilah yang tidak mau berlelah-lelah. Segala sesuatu ada hitungannya di sisi Allah subhanahu wa ta'ala. Kebaikan yang besar mendapat keutamaan, kebaikan kecil tidak akan pernah terlupakan.
Rasulullah bersabda: “Pahalamu sesuai dengan kadar lelahmu.”
Allah subhanahu wa ta'ala akan selalu menilai dan menghitung dengan teliti dan tepat atas semua prestasi hidup kita, sebagaimana firman-Nya: “Dan bahwasanya seorang manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan di perlihatkan kepadanya. Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.

Related Posts:

  • MENGERTI ARTI BACAAN SHOLATSebenarnya jika kita tanya hati kita paling dalam. Apakah kita mengerti dengan semua bacaan Sholat yang kita baca? Memang jika kita ingin mengetahui dan mengerti apa yg kita lafadzkan saat kita Sholat, maka hal itu akan san… Read More
  • Istri Yang DikorbankanSebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami istri bersama anak kecilnya berlari menuju ke skoci untuk menyelamatkan diri. Sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat … Read More
  • Bambu yang BerdukaAlkisah, terasinglah sembilah bambu dari rumpunnya, dan kini ia lahir sebagai sebuah seruling. ia dirundung duka dan kerinduan yang berkesudahan. setiap kali ditiup, suaranya sendu menyayat hati. rasa terpisah dari induknya m… Read More
  • Petani yang Ridha Alkisah, Seorang petani memiliki kuda yang sangat bagus, seorang hartawan sangat ingin membeli kuda itu. Harganya tak tanggung-tanggung, 50 juta. akan tetapi, sang petani dengan sopan menolak karena diapun juga sangat menyu… Read More
  • Kelelahan Mendidik AnakDi hari kiamat kelak, ada sepasang orangtua yang diberi dua pakaian (teramat indah) yang belum pernah dikenakan oleh penduduk bumi. Keduanya bingung dan bertanya: “Dengan amalan apa kami bisa memperoleh pakaian seperti ini?”… Read More

0 comments:

Post a Comment