Thursday, July 27, 2017

Lirik Sholawat Busyrolana Latin, Arabic, dan Terjemah ( Versi india Ankhe Kulli )

Yaanafsutibiibilliqo
Yaa ‘ainu qorri a’yuna
Hadza jamalul mushtofa

Busyrolana.. nilnalmuna...
Zalal’ana.. wafalhana...
Waddahru anjazawa dahu
Walbisyru adhha mu’lana 2x

Reff
Yaanafsutibiibilliqo
Yaa ‘ainu qorri a’yuna

Hadza jamalul mushtofa
Anwaruhu lahatlana

Yaa thoibatu madza naqul
Wafikiqod hallarrosul

Wakulluna yarjul wusul
Limuhammadin nabiyina




Perjalanan Hidup kita

penuh kisah dan cerita

akan terkenang adanya

Hingga lekat dalam rasa



Reff

Pesona Warna dengan cinta

lepaskan beban derita

Sembuhkan hati dan rasa

Terluka Karena dusta




Keangkuhannya dunia

Karna alam tipu daya


Tetap sabar dalam do'a

selalu sabar menjalaninya 



Busyrolana.. nilnalmuna...
Zalal’ana.. wafalhana...
Waddahru anjazawa dahu
Walbisyru adhha mu’lana 2x



بُشرَ لَــنَا

 بُشـرَ لَــنَا نِلنَــا المُنَــى  *  زَالَ العَنَــاوَافَى الهَــنَا
Kebahagiaan bersama kami karena harapan, dan  telah hilang kesusahan, lengkap lah kebahagiaan kami
وَالدَّ هرُ اَنجَـز وَعدَهُ  *  وَالبِشــرُ اَضـحى مُعلَـــنَا
Dan waktu telah menepati janjinya, dan kebahagiaan tampakan kemuliaan kami 

يَا نَفسُ طِيبِـى بِا للِّقَا
  *  يَا عَينُ قَــــرِّى اَعيُنَــــا

Wahai jiwa bahagialah, yg akan berjumpa dia (Muhammad).. Wahai mata, tenanglah dan tenanglah 

هَــذَا جَمَــالُ المُصطَفى
  *  اَنوَارُهُ لاَ حَـــت لَنَــــا

Lihat! Inilah keindahan al~Mushthofa (Muhammad), Cahayanya memancar menembus jiwa kita

يَا طَيبَة مَاذَا نَقُــول
  *  وَفِيكِ قَد حَلَّ الرَّسُـــول

Duhai Thoybah (Madinah), apa yang kami katakan? Ketika Rosul telah mendiami wilayahmu 

وَكُلُّنَـــانَرجُو الوُصُول
  *  لِمُحَـــــــمَّدٍ نَبِيِّنَا

Dan kami semua ingin berjumpa dengan Muhammad, Nabi kami 

يَا رَوضَةَ الهَادِى الشّفِيع
  *  وَصَاحِبَيهِ وَالبَقيع

Wahai Roudhoh, Nabi pembawa petunjuk, dan pemberi syafa’at dan kedua sahabatnya serta Baqi’
 
اُكتُب لَنَــا نَحنُ الجَمِيع
  *  زِيَارَةً لِحَبِيبِنَا

Catatlah kami semua, bahwa kami berkunjung kepada kekasih kami (Muhammad)
صل وسلم ياسلام ، علی النبی ماحی الظلام
 Semoga kesejahteraan dan salam, Wahai yang Maha Pemberi keselamatan. tercurahkan atas Nabi pengikis kegelapan
والال والصحب الکرام ، ماأنشدت بشری لنا
Juga kepada keluarga nabi, para sahabat yang mulia, tatkala disenandungkan pujian ”Busyro Lana”


Hasil gambar untuk busyrolana

Lirik Sholawat Ya Habibal Qalby teks Latin, Arab dan Terjemah

Ya habibal qalbi ya khoirol baroyah
Yalijitta bil haqqi rosulalhidayah

Ya habibal qalbi ya khoirol baroyah
Yalijitta bil haqqi rosulalhidayah

Ya Rosulallah ya habiballah
Ya Rosulallah ya habiballah

Yaumal wiladah kalbidayah 
lilhidayah kal bidayah
Yaumal wiladah kalbidayah 
lilhidayah kal bidayah


Reff

Intajid ya toha binnuril hidayah
Ya Rosulallah Ya Rasulallah
Ji’ta bidinillah ji’ kullal baroyah
Yahabiballah Ya Habiballah

Ya Ya Ya Ya Basyirol khoir
Ya Rosulallah
Ya ya ya ya dalilannur
Ya Habiballah

Ya habibal qalbi ya khoirol baroyah
Yalijitta bil haqqi rosulalhidayah

Ya Rosulallah ya habiballah

Ya Rosulallah ya habiballah


Harapan yang nyata hidup bahagia
Cinta yang utama di hati slamanya
Denganmu ya Rasul rindu tuk bersama
Padamu ya Rabbi terkabul semoga

Engkaulah pujaan hatiYa Rasullah
Bersinarlah cahayanya kekasih Allah

Wahai Sang kekasih insan yang terpilih 
Sholawat yang tercurah cinta sungguh indah
Pujaan hati ya Rasulallah
Cahaya cinta kekasih Allah

Ya habibal qalbi ya khoirol baroyah
Yali’jit bil haqqi rosulalhidayah


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi48BUpmlr8jXjL45_eU3UK_L4itrq4XGIrJVKij6sFZi5VYvp32CmFtm8Z2JbLlGjOHOmpuXYeFpu4pmg3Y0kdsLK2ROL72-OY7682c-jNxVq0BAYC9MPC4tlPKANHsK7RkK525WTg7ITK/s1600/







Saturday, February 18, 2017

Dua Hari Menjadi Rentenir (Secuil Pengalaman Hidup)

Dua Hari Menjadi Rentenir
Oleh : Awy Imam

Ingin hidup layaknya mereka, teman temanku, yang punya kendaraan sendiri, uang gak pernah telat, pekerjaan yang mapan, hemm, membuatku tergiur dengan pekerjaan yang ditawarkan salah satu teman kepadaku,apa itu, ya sebagai pegawai KSU keliling..

Dengan fasilitas yang menggoda, inventaris motor, helm, dan sim, dengan tampilan baju masuk yang sangat rapi, siapa yang tidak tergoda, ditengah sulitnya mencari pekerjaan di kampung, ada  sih job, buruh disawah, tapi musiman, jadi tidak setiap hari ada.

Surat lamaran itupun ku buat, ya gak ribet juga, tidak membutuhkan yang macam macam, ijazah juga SMP, bisa kerja di Bank, kan lumayan, pikirku saat itu.

Tanpa banyak basa basi, sehari setelahnya aku langsung siap bekerja, dapat inventaris motor bebek honda legenda, waahh, ya lumayan lah, maklum selama itu belum pernah megang motor pribadi, sekalinya kerja langsung dapet motor, kan seneng banget..

Oke, langsung saja,
Sedikit saya ceritakan sistem kerjanya , saya akui, sistem kerja di sini cukup bagus, disiplin, dan mengedepankan sopan santun, misal, dalam berkomunikasi para pekerja diwajibkan untuk menggunakan bahasa jawa halus, atau boso kromo, entah itu dengan rekan kerja, boss, atau siapa saja, selama waktu kerja, diluar itu bebas,

Setiap pekerja ditargetkan untuk mencari nasabah sebanyak banyaknya, ada satu box catatan kredit, yang jumlahnya ratusan nama nasabah, itu semua terbagi dibeberapa wilayah,

Oh iya, sejauh yang saya tahu, di KSU ini ternyata hanya meminjamkan uang saja, tidak ada itu menabung, dari sekian banyak catatan itu semua ya catatan hutang, jumlahnya memang tidak besar, hanya pinjaman 100.000, 50.000, paling banyak ya satu juta, dan itupun jarang,

Untuk sistem pinjamannya begini, jika ada yang mau meminjam Rp.100.000, maka akan langsung di potong 10%, jadi ia hanya menerima Rp.90.000, diangsur selama 24 kali dengan nominal 5000/hari, sudah kebanyang kan berapa untungnya?

Ya kurang lebih seperti itu,
Waktu itu saya mendapat tugas di daerah srono, rogojampi, sampai banyuwangi kota, bener bener menguras tenaga dan pikiran, jarak antara nasabah satu dengan yang lain itu terpaut jauh, jadi harus tahu setiap rute yang akan dilewati , agar tidak ada nasabah yang terlewat.

Kebanyakan dari mereka yang meminjam adalah para pedagang kaki lima, warung kopi, dan warung warung makanan, tidak sedikit juga yang pinjaman pribadi.

Waktu itu saya masih dalam tahap training, jadi saya di bonceng oleh senior, diberi tahu, ini lo nasabah nasabah yang nanti akan kamu tarik,

Dalam menarik sekian banyak nasabah itu, bisa seharian penuh, berangkat pukul 8 pagi, pulang bisa sampai pukul 5 sore, sampai kantor langsung mereck up data datanya, dihitung jumlah uang yang dipegang dengan yang di buku, itu yang menguras otak, njlimet, jika salah, bisa bisa malah nombok, terbukti, dihari kedua, saya yang minus, jiaahh, coba deh bayangin, udah capek capek seharian keliling kota, sampai kantor masih dipusingkan dengan angka, eh malah suruh nombok, gerrrerr....

Semenjak itu, pada hari ketiga, saya langsung mengundurkan diri, mau jadi apa saya kalau diterusin, maklum, matematika saya nol..
Kayaknya memang ini bukan passion saya..

Sebenarnya ada alasan yang lebih parah dari itu, bayangin, ada ibu ibu tua, tinggalnya di gubuk reyot, minjem uang 100.000, gak sanggup  bayar karna buat berobat, eh masih aja tiap hari didatengin, disitulah saya sudah merasa, ohh ini bukan guwe banget...
Harus segera cabut ini.

Dan ternyata, ada alasan yng lebih penting dari itu semua,
Ulasannya ada di akhir,

Sekian saja tulisan singkat ini, sebagai celoteh pengalaman,
Yang tujuan utamanya adalah hanya ingin berbagi, jika ada  yang merasa tersinggung dengan tulisan ini, saya mohon maaf, semoga Allah senantiasa memberikan hidayahNya untuk kita semua..Aamiin..

Semoga bermanfaat,

---------------------+--
ِ“Riba Itu Ada 73 Pintu (Dosa). Yang Paling Ringan Adalah Semisal Dosa Seseorang Yang Menzinai Ibu Kandungnya Sendiri. Sedangkan Riba Yang Paling Besar Adalah Apabila Seseorang Melanggar Kehormatan Saudaranya.”
(HR. Al Hakim Dan Al Baihaqi)

ِ“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.”
[Al-Baqarah: 278-279]

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknati pemakan riba (rentenir), orang yang memberikan / membayar riba(nasabah), penulisnya (sekretarisnya), dan juga dua orang saksinya. Dan beliau juga bersabda, ‘Mereka itu sama dalam hal dosanya’.”
(HR. Muslim).

Saturday, November 5, 2016

Antara mitos orang tua dan Syariat Agama

https://scontent.fsub2-1.fna.fbcdn.net/v/t1.0-0/s526x395/Mungkin bagi para anak yang tinggal di kampung halaman, atau di desa desa kelahiran,
masih tersimpan mitos mitos yang katanya dari dawuh orang tua, yang seolah olah pernyataan itu mutlak tak boleh dibantah, dan harus dipatuhi bagi si anak.

seperti contoh, ketika baru lahiran, kalau dari mana mana harus cuci kaki, gak boleh langsung nyentuh bayi, atau kalau pergi kemana mana harus bawa gunting, atau peniti, dan hal hal yang diluar logika lainnya.

Sebagai seorang anak yang sedikit sedikit sudah ditanamkan ilmu syariat, tentu hal hal yang demikian itu tidak perlu di percaya sebagai sebuah kebenaran, apalagi jika sampai percaya akan mendatangkan kesialan karna gak mengikuti itu,

Tapi tidak dibenarkan juga untuk menentang pernyataan itu kepada orang tua, bagaimanapun mereka lebih dulu makan asam garam dan lebih paham akan lika liku hidup di dunia ini, sehingga atas jasanyalah kita bisa sampai segede ini, dengan kasih sayangnya, dengan pengalaman merawat anak dan mendidik yang luar biasa.

Maka hematlah kiranya jika kita sikapi mitos mitos itu dengan logika sederhana saja, tanpa sedikitpun mempercayai akan hal mistisnya, karna barang siapa yang percaya akan adanya kesialan karna tidak melakukan ini dan itu, maka sungguh ia telah syirik kepada Allah,

Jika diperintahkan untuk cuci kaki sebelum menyentuh bayi, ya anggap saja itu agar lebih bersih dan terjaga dari kotoran, ya bisa saja kan kita nginjek tai ayam di jalan, atau ketika harus bawa gunting kemana mana, ya anggap saja gunting itu kan bisa digunakan buat gunting kuku dan lain lain.

Simple saja, selain menjaga aqidah, kita juga masih bisa menghormati dan patuh terhadap orang tua, karna bagaimanapun, mereka adalah mutiara, yang kemuliaannya harus tetap kita jaga, meski sampai lusuh dan rapuh.

Ya Allah, selamatkan aku dan keluargaku, dari godaan syetan yang membawa kami kepada kesesatan, jauhkanlah kami dari bisikkan jahat yang membawa kami kepada kehinaan..

Aamiin..

5 November 2016
Masjid Agung Ibnu Batutah
Nusa Dua, Bali

Sunday, October 9, 2016

Lirik Men Makka Lel Madina, Musthafa Atef Latin, arabic dan Terjemah

من مكة للمدينة هاجر سيدنا و صاحبه
Mim makka lil madiina Haaghir syidna Shohbuh
صاحبه الصدّيق أبو بكر رضي الله عنه
Shohbuhshiddi Abu Bakri Rhodiyallahu 'Anhu
هاجر نبينا المصطفى، صلّوا عليه
Haghir nabiinal Musthafa Shollu 'Alaih
من بعد ما الكفار اتفقوا على قتله
Mimba'di mal kuffarittafau 'alaa atluuh
(x2)

قام حاصروا بيته و قالوا جيه أوانه
Qum hashru baytu alu bi awaanuh
و الليلة دي هينتهي زمانه
walila dii haintihi Zamaanuh
فداه الإمام علي و نام مكانه
Fadal imam 'ali winammakaanuuh
عارف مهامه ،كان راجل أوانه
'arif mahamuh karroghiillawaanuuh

كان الكفار قاعدين مستنيين ظهوره
Kaanil kuffar 'adiinis tanbi'in dhuhuuruh
مش عارفين إن ربنا هيتم نوره
mis'irfininarabbi haitiminnuuruh

أنزل غشاوة عليهم، عمت عينهم
Anzalghasa wa 'alihum 'amit 'ainihum
و خرu نبينا وسطهم و لا حد لمح
wukhoroj nabiina wusthuhum wa la hadillamahu

مشيوا وراه لحد الغار وصلوا إليه
misyuwarohul haddil barrusulu ilihii
كان الحمام و العنكبوت حرّاس عليه
(x2) kanil hamaam wal'ankabuut hurros 'alaih (2x)
خاف الصدّيق وطمنه نبينا
hafissiddiui tomminuh nabiina
قال له ما تخفش عللي ربه حفظه
atluh mathafsi'alii robbuh hafadhuh

من مكة للمدينة هاجر سيدنا و صاحبه
Mim makka lil madiina Haaghir syidna Shohbuh
صاحبه الصدّيق أبو بكر رضي الله عنه
Shohbuhshiddi Abu Bakri Rhodiyallahu 'Anhu
هاجر نبينا المصطفى، صلّوا عليه
Haghir nabiinal Musthafa Shollu 'Alaih
من بعد ما الكفار اتفقوا على قتله
Mimba'di mal kuffarittafau 'alaa atluuh

#Latin Oleh: Awy Imam

Terjemah bebas:

Dari Mekah ke Madinah nabi kita dan temannya berhijrah, Yaitu Abu Bakar Radiyallahu 'anhu.

Nabi kita(Al-Mustafa); meminta Allah untuk menganugerahkan berkat kepadanya.
Setelah orang orang kafir berencana untuk membunuh dia
(X2)

Kemudian mereka mengepung rumahnya (Nabi) dan mengatakan bahwa waktunya telah tiba,
Dan malam ini waktunya akan sampai,
Jadi Imam Ali mengorbankan dirinya untuk dia (nabi) dan tidur di tempatnya (Nabi)
Dia tahu tugasnya, dia adalah orang yang masih banyak waktunya..

Orang orang Kafir duduk menunggu saat pelaksanaan (Pembunuhannya)
Tetapi mereka Tidak mengetahui bahwa Allah telah mengirim cahaya-Nya
Dia (Rasululluah) menjatuhkan kerudung pada mereka; itu telah membutakan mata (Mereka)
Dan nabi kita pergi keluar di tengah-tengah mereka, tidak ada yang melihatnya..

Kemudian Mereka pergi, setelah sampai di sebuah gua, mereka tiba di mana ada sarang
Merpati dan laba-laba sebagai penjaga pada dirinya
(X2)

Abu Bakarpun menjadi takut dan nabi kita menenangkannya,
Dia mengatakan kepadanya jangan takut untuk apa yang telah Allah takdirkan..

Dari Mekah ke Madinah nabi kita dan temannya berhijrah, Yaitu Abu Bakar Radiyallahu 'anhu.

Nabi kita(Al-Mustafa); meminta Allah untuk menganugerahkan berkat kepadanya.
Setelah orang orang kafir berencana untuk membunuh dia..

Video:



Saturday, October 8, 2016

Pesan Umar untuk Para Pekerja

"Wahai pekerja, jangan habiskan upahmu, sebagian belikan kambing dan ladang"

itulah secuil pesan Umar bin Khattab, yang jika kita tarik ke zaman sekarang, kambing itu bisa berupa bisnis atau investasi, dan ladang itu bisa berupa properti, seperti tanah kavling, dan sejenisnya. itulah strategi yang dilakukan Amirul mukminin kala itu, terlihat jelas bagaimana dalam periode beberapa tahun saja, kejayaan pemerintahannya meluas begitu pesat dibawah kemimpinannya.
Perlu di ketahui, bahwasanya uang mengalami inflasi setiap tahunnya, itulah kenapa investasi itu penting, jika setiap bulan kita biasa menerima gaji 2 juta, ditahun berikutnya sebenarnya kita hanya menerima 1,7 - 1,8 juta, itu pasti, terbukti dengan harga yang terus naik, maka nominal uang pun semakin tinggi angkanya, maka jika ingin menabung untuk haji, umroh ataupun yang lainnya, cara yang tepat adalah dengan investasi, contoh simplenya dengan emas, karna emas cenderung naik harganya, jika kita menabung dengan uang, maka ia cenderung menurun nilainya, misal haji tahun ini di kisaran 30 juta, maka ditahun tahun berikutnya bisa jadi lebih mahal lagi, bisa 35 juta bahkan lebih, itu hanya satu tahun saja lho, coba bayangkan jika menabungnya sampai puluhan tahun, sudah jadi berapa harganya, berbeda dengan emas, nilainya stabil bahkan cenderung naik.
Salah satu washilah kekayaan adalah dengan belajar, jangan pernah untuk menjadi "everything", karna hal itu hanya akan menjadi "nothing", cukup "onething" atau "twothing" sesuatu yang sudah menjadi passionmu, kesukaanmu, maka dalami terus itu, ulang, ulang dan ulang, dengan itu pengalamanmu, pembelajaranmu menjadi sempurna.
Jika ingin berbisnis, pastikan bisnismu itu bermanfaat, jangan memilih bisnis yang bermaksiat, bikin diskotik, prostitusi, atau yang lainnya, gak ada berkahnya.
Jika melihat sesuatu dari siapapun, yang melihatkan kesuksesannya, keberhasilannya, jangan anggap itu sebuah kepameran atau kesombongan, yang membuat dirimu merasa terintimidasi, tapi jadikanlah itu semua sebagai motivasi, turut senanglah dengan keberhasilan mereka, dengan demikian, itu akan menjadi do'a untuk keberhasilanmu berikutnya.
Rezeki yang hadir tanpa diduga itu ada polanya, biasanya ia muncul ketika diri dalam kondisi goodmood, jarang sekali rezeki yang tak diduga itu hadir ketika sedang badmood, maka jika dalam kondisi badmood, stop menulis, mengeluh, apalagi di share di sosmed, justru itu akan menjadi do'a, apalagi ditambah comment comment dari teman temanmu, berlipat lagi do'anya..
Yang terakhir, jadilah contoh bagi orang lain, contoh yang memberikan motivasi, inspirasi, dan yang terpenting, tetap jaga niatnya.
sebenarnya masih banyak lagi ilmu hari ini dari pak Ippho Santosa, tapi sekian dulu, semoga bermanfaat..
8 Oktober 2016
Harris Riverview Kuta Bali
Foto : Ippho Santosa, Oman Rohman HariyadiLindia Palupi (CEO Laju Bali)dan para peserta seminar Percepatan Rezeki

Friday, October 7, 2016

Lirik Qomarun Musthafa Atef ( Arabic, Latin dan Terjemah)






وَأَجْمَلُ مِنْكَ لَمْ تَرَقَطُّ عَيْن
Wa ajmaluminka lam taro qottu 'aiin
وَأَطْيَبُ مِنْكَ لَمْ تَلِدِ النِّسَاءُ
Wa atyabuminka lam talidinnisaaa u
خُلِقْتَ مُبَرَّءًا مِنْ كُلِّ عَيْبٍ
Khuliqta mubarroa minkulli 'aiiibin
كَأَنَّكَ قَدْ خُلِقْتَ كَمَا تَشَاءُ
ka annaka qod khuliqta kama tasyaaa...u

قَمَرٌ قَمَر قمرٌ سِيدْنَا النَّبِى قَمَرٌ
وَجَمِيل وجميل وجميل
سِيدْنَا النَّبِى وَجَمِيل

(وَكَفُّ الْمـُـصْطَفَى كَالْوَرْدِ نَادِي( الله, الله
(وَعِطْرُهَ يَبْقَى اِذَا مَسَّتْ أَيَادِي( الله, الله

3x وَعَمَّ نَوَالُهاَ كُلَّ الْعِبَادِي 
حَبِيبُ الِله يَا خَيْرَ الْبَرَى يا

قَمَرٌ قَمَر قمرٌ سِيدْنَا النَّبِى قَمَرٌ
وَجَمِيل وجميل وجميل
سِيدْنَا النَّبِى وَجَمِيل

(وَلَا ظِلُّ لَّهُ بَلْ كَانَ نُورَا ( الله, الله
(تَنَالَ الشَّمْسَ مِنْهُ وَالْبُدُورَ (الله, الله

3x وَلَمْ يَكُنِ الْهُدَى لَوْلَا ظُهُورَه
وَكُلُّ الْكَوْنِ أَنَارُ بِنُورِ طَه

قَمَرٌ قَمَر قمرٌ سِيدْنَا النَّبِى قَمَرٌ
وَجَمِيل وجميل وجميل
سِيدْنَا النَّبِى وَجَمِيل

Latin :

Suluk
Wa ajmaluminka lam taro qottu 'aiin
Wa atyabuminka lam talidinnisaaa u..
Khuliqta mubarroa minkulli 'aiiibin
ka annaka qod khuliqta kama tasyaaa...u

Interlude:
Qamarun.... Qamarun... Qamarun Sindan Nabi Qamarun......
Wajamil..... Wajamil.... Wajamil Sidnan Nabi Wajamil....

Wakafful Mustafa Kalwardi Nadi..
Wa Itruhahyabqa iza Massat ayadi..

Wakafful Mustafa Kalwardi Nadi.. Allah Allah
Wa Itruhahyabqa iza Massat ayadi.. Allah Allah

Wa amma nawaluha Kullal 'Ibadi
Wa amma nawaluha Kullal 'Ibadi
Wa amma nawaluha Kullal 'Ibadi
Habibullahiya khoirol Baro yaa...

Qamarun.... Qamarun... Qamarun Sindan Nabi Qamarun......
Wajamil..... Wajamil.... Wajamil Sidnan Nabi Wajamil....

Walazillullahu Bal Kananura.. Allah Allah
Tanalash Syamsaminhu wal budura..Allah Allah
Walazillullahu Bal Kananura.. Allah Allah
Tanalash Syamsaminhu wal budura.. Allah Allah

Walam yakunil huda laula zuhura
Walam yakunil huda laula zuhura
Walam yakunil huda laula zuhura
wakullulkauni anaruhinuriqoha

Qamarun.... Qamarun... Qamarun Sindan Nabi Qamarun......
Wajamil..... Wajamil.... Wajamil Sidnan Nabi Wajamil....


Terjemah:

Engkau sangat indah yang belum pernah dilihat oleh mata,
Engkaulah seorang suci yang tidak pernah dilahirkan oleh seorang wanita,
Engkau diciptakan terhindar dari keaiban,

Seolah-olah engkau di ciptakan seperti mana yang engkau kehendaki

Qamarun…
Bulan….
Bulan….
Engkau umpana bulan wahai penghulu kami…

Wahai keindahan…
Wahai keindahan…
Engkau sangat indah wahai penghulu kami

Qamarun…
Bulan….
Bulan….
Engkau umpana bulan wahai penghulu kami…

Wahai keindahan…
Wahai keindahan…
Engkau sangat indah wahai penghulu kami

Dan Tangan penghulu kami seperti bunga  yang mekar
Dan keharuman nya kekal apabila di sentuh oleh tangan-tangan
Dan Tangan penghulu kami seperti bunga  yang mekar
Dan keharuman nya kekal apabila di sentuh oleh tangan-tangan

Dan pemberian nya meliputi bagi setiap umatnya
Dan pemberian nya meliputi bagi setiap umatnya
Dan pemberian nya meliputi bagi setiap umatnya
Kekasih Allah wahai sebaik-baik manusia

Wahai bulan…
Bulan….
Kamu umpana bulan wahai penghulu kami…

Wahai keindahan…
Wahai keindahan…
Engkau sangat indah wahai penghulu kami

Engkau tanpa bayang- bayang karena engkau adalah cahaya,
Engkau umpama matahari dan bulan,

Engkau tanpa bayang- bayang karena engkau adalah cahaya,

Engkau umpama matahari dan bulan,



Tidak akan ada hidayah sekiranya bila baginda tidak ada,
Tidak akan ada hidayah sekiranya bila baginda tidak ada,
Tidak akan ada hidayah sekiranya bila baginda tidak ada,
Dan setiap alam semesta bercahaya dengan sebab baginda

Bulan…
Bulan….
Engkau umpana bulan wahai penghulu kami…

Wahai keindahan…
Wahai keindahan…
Engkau sangat indah wahai penghulu kami…

Video ;



Yakinlah bahwa Allah itu Mencintaimu

Yakinlah bahwa Allah itu Mencintaimu 

Ketika ada seorang anak kecil sedang bermain main di dapur sambil mengayun ayunkan sebuah pisau, apa yang akan orang tuanya lakukan? ya tentu saja ia akan mendekatinya, merayu dengan penuh kelembutan, kemudian mengambil pisau itu dari tangannya, dan di taruhlah pisau itu ditempat yang sulit dijangkau,

Lalu apa ekspresi si anak itu? ia akan menangis, menjerit, meminta mainan yang disukainya itu dikembalikannya, lalu apakah dengan itu sang orang tua akan mengembalikannya? tidak, karena apa? ya pasti semua orang tahu, karena rasa cintanya kepada sang anak, rasa kasihnya, yang tidak ingin melihat anaknya terluka dengan mainannya itu.

itulah contoh kecil untuk menuntun kehidupan kita, betapa Allah itu sesungguhnya sangat mencintai kita, ketika kita kehilangan sedikit kenikmatan di dunia ini, yang membuat kita histeris menangis, terlunta lunta mengeluh, berteriak teriak ingin dikembalikan segala kenikmatan yang pernah dimilikinya, padahal itu semua memang Allah lah yang berkehendak, diambilnya satu persatu, agar apa? ya hanya orang orang yang bersih hatinyalah yang tahu..

yang kedua,

Yakinlah bahwa rezeki itu takkan pernah tertukar

Setiap butir nasi yang kita makan, setiap kendaraan yang kita pakai, setiap helai kain yang kita kenakan, sesungguhnya itu semua sudah tertulis nama kita didalamnya, biji ini milik si fulan, biji itu milik si fulanah, dan lain sebagainya, rezeki itu sudah di tentukan olehNya, bahkan bersifat memaksa meski kita terlihat menolak, maka usahlah kawatir tidak terbagi rizki di dunia ini, selama kita hidup di dunia ini, selama itu Allah telah menetapkan rizkiNya untuk kita.

Yang ketiga,

Janganlah berbuat sesuatu diluar kemampuan kita, karna hal itu akan membuat tidur tak nyenyak dimalam hari, syukuri apa yang telah kamu punya, jika kamu mempunyai uang 50 juta, jangan memaksa untuk membeli mobil fortuner, itu hanya akan menambah beban pikiranmu, belilah kijang atau panther yang harganya 20 jutaan, sehingga pikiranmu tidak disibukkan dengan tagihan kredit setiap bulan.
ukurlah kemampuanmu, jangan melebihi batas kemampuanmu, karna yang demikian itu akan membuatmu menyesal dikemudian hari..

Masjid Agung Sudirman
06 Oktober 2016
Catatan kecil dari ceramah Al Habib Sholeh Al Jufri

Background foto : Al Habib Umar bin Hafidz (Hiraukan yang didepannya)

#BaliBersholawat
#MajelisRasulullah

Awy Imam

Thursday, September 22, 2016

Aku, Tak Pantas Jadi Panutan

Aku
Aku bisa menasihati orang lain,
namun aku tak kuasa menasihati diri sendiri dari kemaksiatan.
Aku bisa memberi motivasi pada orang lain,
Tapi untuk memotivasi diri sendiri aku kwalahan..
Aku bisa dengan mudah mencela kesalahan orang lain,
Tapi besarnya kesalahan sendiri, seolah tak pernah kelihatan..
Aku bisa menyemangati orang lain,
Tapi memaksa diri untuk bangkitpun masih bermalas malasan..
Aku bisa menyuruh orang lain dalam kebaikan,
Tapi dalam sendiri aku senang melakukan kejahatan..
Aku bisa menjadi leader bagi orang lain,
Tapi jadi leader untuk diripun sebenarnya aku tak bisa jadi panutan..
Aku bisa memaksa orang lain untuk konsisten,
Tapi kepada diri sendiri, akupun masih plin plan..
Tak ada kejahatan yang lebih besar dari kejahatan diriku sendiri,
tak ada kehinaan, yang lebih hina dari dosa diri sendiri..
Aku hanyalah insan luar biasa,
luar biasa dengan tumpukan dosa..
taklah pantas diri ini jadi teladan,
taklah pantas diri ini jadi panutan..
ambillah yang baik dariku, itupun jika ada,
namun buanglah yang buruk dari kelakuanku..
mungkin jalan hidayah itu bisa datang dari siapa saja dan dari mana saja..
mungkin bisa juga melalui ucapan atau kelakuan makhluk penuh dosa ini..
tapi jangan ikuti aku..
jangan contoh aku..
itu saja...

Wednesday, September 21, 2016

Doá Ayah Bunda Terselip dalam Namamu Nak...!!!

 Ayah dan bunda ingin engkau menjadi insan yang tampan, cerdas lagi mulia nak, inilah yang membuat awal dari namamu adalah  “Al”.

Ayah bunda ingin engkau menjadi laki laki yang baik lagi berhasil nak, inilah yang menjadikan namamu adalah “Khalifi”.

Ayah bunda ingin engkau tak hanya menjadi tampan, cerdas, mulia, baik, dan berhasil nak, tapi ayah bunda berharap engkaupun menjadi seseorang yang lurus agamanya, yang istiqomah menjaga imannya, inilah yang menjadikan namamu adalah “Hanif”.

Jadilah engkau seorang yang berilmu nak, seorang alim yang tawadhu’, yang cerdas, lurus aqidahnya, yang memanfaatkan usia dengan sebaik baiknya, menuntut ilmu dengan ikhlas di jalan-Nya, seperti beliau Rahimallah seorang ulama dari kota Nawa, pengarang kitab Riyadush Shalihin dan Hadits Arbai’n Nawawiyyah, dan banyak lagi yang lainnya, yang hingga saat ini karya karyanya menjadi rujukan para ulama di seluruh dunia, beliaulah Imam An Nawawi Rahimallah, inilah yang menjadikan namamu adalah ”An Nawawi”.

Ya, Doá Mulia ayah bunda terselip dalam namamu nak...

“Al Khalifi Hanif An Nawawi”

Seorang laki laki yang tampan, cerdas, Mulia, Baik Akhlaknya, sukses dunia akhiratnya, lurus Aqidahnya, álim lagi tawadhu’, menjadi imam bagi orang orang yang bertaqwa..

Aamiin Ya Rabbal álamiin...



Doá Ayah dan Bunda
Babat, Lamongan
09 September 2016
06 Dzulhijjah 1437 H


#Alkha

Friday, August 26, 2016

Ketika Cintaku Berlabuh

Dahulu hiruk pikuk cinta dalam benakku mengembara,
telah sampai dalam pelabuhan hati bersama sang senja,
aku terus melangkah mencari, dimana letak berlabuhnya hatiku..
Hingga sampai sang fajar menjemput sang pagi dg segala lelapnya alam..
Terus ku arungi, di tengah terpaan angin masa lalu yg kelam..
Sampai ku temukan letak surga dari rajutan cintamu..
Di pelabuhan ini aku menemukanmu,
di dekat pekatnya gelap dalam sudut hati..
Ada cahaya..
Memancar menerangkan pandanganku,
akupun baru sadar..
Dalam gelapnya hatiku saat ini aku masih punya cinta,
dan ternyata di sanalah pelabuhan cinta terahirku..
Itulah dirimu..
Tempat berlabuhnya hatiku..

Memory,
26 Agustus 2015
Nusa Dua, Bali
Awy Imam

Monday, August 22, 2016

YA ALLAH MAMPUKANLAH AKU UNTUK MENIKAH (PART 4)

Saat aku harus ngutang ke calon Istri

Ada kisah yang mungkin cukup menarik untuk diceritakan,
ketika aku hendak pulang ke rumahku di banyuwangi,
waktu itu uangku sudah bener bener mepet, hanya cukup untuk satu perjalanan saja,
tapi aku gak mau ambil resiko, uangku hanya cukup untuk sampai kebanyuwangi, kebalinya gimana?
ya terpaksa aku harus ngutang ke calon istri, iya ngutang..jiahaaa.. cowok kereeeeee... ;D

Sampainya diperjalanan, dengan hati yang berbunga bunga, terus saja mulutku ini cengar cengir, senyam senyum sendiri, seolah lupa deh kalau pulangnya ini ngutang..hahaha
tapi ya gapapa lah, wong udah berani nikah, ya harus berani berjuang, lak ngono to.. :D

Oke simak baik baik cerita dibawah ini, itung itung bisa buat pelajaran, kalau pulang naik bis hati hati, banyak komplotan penipu, pencuri, dan lain lain, jadi jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal. 

Dalam bis yang tenang, santai, nyaman, sembari ku tengok pemandangan sepanjang jalan,
sampailah bis ini berhenti untuk beristirahat, tepatnya di daerah wonorejo lumajang, pak sopir sedang asyik ngopi bersama kernetnya.
dalam suasana santai itu tiba tiba masuklah satu orang ke dalam bis, dari gaya ngomongnya sih dia ini kernet bis, 

"Ayo, siapa tadi yang mau ke situbondo, turun turun, ganti bis" Teriaknya

"Saya pak.." jawab salah satu penumpang berbadan gemuk yang duduk di kursi paling belakang.

"Lho, bapak ini mau kemana? ini kan bis jurusan jember, kenapa gak turun?" tanyanya lagi

"Gini pak, saya mau ngejar tas saya yang ketinggalan di bis depan tadi, saya sekarang sudah gak punya apa apa, makanya saya gak mau turun," jawab orang itu dengan nada memelas dan mengiba

" Lah, bapak ini aneh aneh aja, punya barang gak di jaga bener bener, bapak harus turun pak, nanti bisa lebih jauh lagi kalau ikut bis ini."

" Gak mau pak, saya mau ngejar tas saya pokoknya, barang barang saya semua disitu, saya gak bisa pulang kalau gak bawa tas itu."

" Gimana to bapak ini, itu tadi nawar nawarin apa ke orang orang? koq kelihatannya penting banget?"

" Ini pak, saya mau jual jam tangan saya, biar bisa buat ongkos pulang."

" Jam tangan apa, dari tadi gak dikasih kasih, coba lihat!!" sambil menuju ke arah orang itu dan melihat lihat jam tangannya
" Wah ini jam bagus ini, saya bayarin deh, berapa minta?"

" itu jam tangan dari taiwan itu pak, dulu saya beli pake uang taiwan, lumayan mahal, kalau di sini bisa 4 jutaan"

" Saya bayarin 300 ribu dah, buat ongkosmu pulang"

" wah gak bisa pak, kurang pak, jam bagus itu"

Kernet itupun memanggil temennya, "Jo bejo.. (bukan nama asli) ini ada barang bagus jo, sini jo.."
Mereka pun terlihat berbincang tawar menawar jam tangan itu, tapi tetap gak di kasih kasih.
akhirnya si kernet itupun nawar nawarin ke para penumpang, ngiming ngiming, " pak mau bayarin jam tangan ini gak pak? lumayan ini pak, jam tangan bagus ini, coba tawar, kali aja dapet 500 ribu, bisa untung banyak kalau dijual lagi"

Emang sih, jam tangannya terlihat bagus, berwarna gold berkilau, ada tulisan di belakangnya 22 karat, tapi gak tau juga sih itu asli atau palsu.

Awalnya aku sama sekali tidak tertarik, tapi si kernet ini terus mengiming ngimingiku, coba tawar mas, lumayan ini mas, coba nanti jual lagi ke penjual emas, bisa untung banyak, mumpung orangnya lagi butuh banget itu, ini aja kalau boleh saya bayarin 300 udah tak ambil"

" Gak deh mas, gak punya uang saya.."

" La emang sekarang ada uang berapa, tawar aja, itu ada hp tukerin aja sama hape itu, siapa tahu di kasih"

" Gak mas, ini hape buat kerja, repot saya nanti"

Tiba tiba si pemilik jam itupun mendekat menghampiriku, di ikuti oleh beberapa orang,

" Pak tolonglah pak, saya lagi butuh banget, buat beli tiket, saya udah gak punya apa apa ini, bapak punya uang berapa, tambahin hape itu gak papa pak, buat komunikasi saya" dengan tampang melas banget, pemilik jam itu memohon mohon, kok jadi gak tega banget saya ngliatnya..

" Aduh pak, uang saya tinggil segini, ini ada uang 200 mau gak?" Tawarku, bukan karna ngliat jam itu, tapi karna melas aja ngliat tampang orang itu.

" Wah pak, kurang itu buat beli tiket pak, tambahin hape bapak yang itu pak!!" sambil nunjuk hape samsung galaxy mini kesayanganku yang udah banyak dimodifikasi itu.

Jujur aja aku gak tahu mau gimana lagi, aku bener bener kasihan sama orang itu, tapi disisi lain aku juga butuh, tapi kalau di inget inget lagi, aku kan lagi bahagia, lagian aku masih ada uang dikit, kan tadi aku ngutang ke calon istri, kenapa gak ku kasih aja, ya itung itung mungkin ini tantangan dari Allah, kira kira aku ini mampu gak bantu orang dikala aku sendiri butuh, kenapa tidak, aku aja gak punya modal buat nikah, dan buktinya nyampek sini, yaudah, ku kasihkan saja hape dan uang dari hasil ngutangku tadi ke orang itu, tanpa mikir lagi itu jam asli atau bukan, aku kena tipu atau gak, yang penting aku sudah cukup lega, aku bahagia bisa sampai sini, tanpa kurang dari apapun, dan semua lancar.. Alhamdulillah...

Singkat cerita, aku sudah sampai di banyuwangi, dengan sisa uang yang pas banget untuk balik kebali, akupun kebali esok harinya, sesampainya dibali, kutitipkan jam itu ke mamaku (mama angkat), untuk diberikan ke calon istri, haha, aku jadi malu, itukan jam hasil dari ngutangku ke dia, eh dikasih ke dia juga.. kan konyol.. :D

Sesampainya di tangan dia, aku baru tahu, kalau memang aku kena tipu di bis kemarin, jam itu ternyata palsu, orang orang di bis kemarin ternyata pinter banget bikin adegan, ada empat orang kurang lebih untuk melancarkan aksinya itu, terbukti setelah setahun setelahnya, ditempat yang sama aku ketemu lagi dengan si kernet itu, dengan modus yang sama, dan dapet juga mangsa seorang ibu ibu tua, hemm ya ya ya..

Oke, sebenarnya point dari kisah ini bukanlah ingin menonjolkan penipuan itu, tapi bagaimana dengan kejadian itu mampu menyadarkan aku, bahwasnya dalam sebuah perjuangan yang dilancarkn itu selalu diiringi dengan cobaan dan tantangan, bagaimana sikap kita menerima cobaan, bagaimana kita mensyukuri setiap pemberian-Nya, pelancaran-Nya, apakah kita acuh atau masih ada kepedulian terhadap kesulitan orang lain.

Dengan anugerah kemampuan itu kenapa kita  tidak mempu untuk membantu orang lain, itulah indikasi sebenarnya tentang kemampuan, yaitu ketika kita mampu membantu orang lain dalam keadaan sempit, jika lulus, Allah akan lebih memampukan kita untuk menghadapi kehidupan di dunia ini..

" YA ALLAH MAMPUKANLAH AKU UNTUK MENIKAH"

Tidak dinilai dari seberapa harta yang kamu punya untuk mampu,
tapi dari seberapa bijaksana kamu menyikapi setiap pemberian-Nya...

Semoga bermanfaat..

Bersambung...

Nusa Dua, Bali
22 Agustus 2016
Awy Imam

#KisahCintaku
#AyoNikah