Sunday, April 24, 2016

Hidup hanya Menanti Mati

Waktu yang semakin cepat
tak terasa hari berganti hari,
bagi para pekerja menunggu gaji,
bagi para penuntut ilmu menanti pergantian kelas,
bagi para jomblo menunggu jodoh,
bagi para pengantin baru menanti momongan,
bagi para mertua menanti cucu,
dan bagi para orang orang galau menanti bahagia,,
semua aktifitas di dunia ini hanyalah sebuah penantian,
kita mengharapkan semuanya serba cepat dan segera terjadi,
tanpa terasa waktu juga berjalan begitu cepat,
yang semakin hari semakin dekat pula dengan mati,
ya memang,
hidup itu hanya menanti mati..
kenapa kita tidak pernah mengharap cepat?
ya karna kita pasti sadar,
karna kita tidak punya cukup amal untuk segera kembali..

Related Posts:

  • Menjadi orang sebab atau akibat Menjadi orang sebab atau akibat( oleh oleh seminar bang lubis feat cuplikan film Kungfu panda 2) "bagaimana caramu melakukannya? bagaimana caramu menemukan kedamaian, aku telah mengambil orang tuamu, segalanya, aku melukaim… Read More
  • Khusnudzon Praduga Tak Bersalah Khusnudzon Jika dalam hukum negara, setiap orang yang bermasalah dengan hukum berhak bahkan wajib mendapatkan benteng dengan gelar praduga tak bersalah, meskipun ia dituduh mencuri, merampok, dan lainnya, ini sebagai bentuk… Read More
  • Dimanakah Nanti Aku?Takkan kubiarkan pagiku melayang Ketika Pagi yang cerah penuh harapan, Menggapai mimpi yang indah dikala siang, Namun ketika petang menjelang, Angan yang terang itupun beranjak hilang, Oh tiada lagi yang bisa aku bawa pulang… Read More
  • Musuh Manusia yang Sesungguhnya Sesungguhnya musuh manusia itu adalah apa yg tidak di ketahuinya. Ya,, apapun yang terjadi, meskipun harus bersakit sakit , selalu mencoba untuk memerangi ketidak tahuan, yakinlah segala ilmu akan tepat di gunakan pada saa… Read More
  • Sebaik-Baik Cita-cita Sebaik cita cita Awy, apa cita cita kamu?Pertanyaan yang benar benar sangat sulit untuk dijawab dikala itu, saat masa masa masih di madrasah ibtidaiyyah,Selain bingung tentang hal apa yang aku ingin menjadi, juga masih bert… Read More

0 comments:

Post a Comment