Saturday, August 22, 2015

Kewajiban Suami terhadap Istri

SETIAP insan yang telah berkeluarga tentunya mendambakan keluarga yang sakinah, mawadah, dan
warahmah. Namun, dalam mencapai semua keingnan itu tidaklah bisa didapatkan begitu saja melainkan suami dan istri harus saling memenuhi kewajiban dan hak satu sama lain. Biasanya, hanya kewajiban istri terhadap suamilah yang sering ditekankan. Sedangkan kewajiban suami terhadap istri jarang sekali dibahas.
Untuk itu, perlu diketahui dan dipahami dengan baik beberapa kewajiban suami terhadap istri yang telah
dijelaskan oleh ulama fikih berikut ini:
*.Membayar mahar atau maskawin. Memang hal ini bukanlah suatu syarat ataurukun dalam perkawinan, tetapi mahar ini merupakan suatu kewajiban yang harus diberikan oleh suami kepada istri. Sebagaimana dalam firman Allah swt:
“Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita yang kamu nikahi sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.”(QS. An-Nisa : 4)
*.Memberi nafkah. Pemberian nafkah ini bersifat wajib bagi suami terhadap istrinya, ayah terhadap anaknya, dan tuan terhadap budaknya yang meliputi keperluan hidup seperti makan, pakaian, dan tempat tinggal.
*.Menggaulinya dengan baik. Dalam artian dengan penuh kasih sayang, pengertian, tanpa kasar dan zalim.
*.Berlaku adil jika istri lebih dari satu. Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad saw bersabda:
“Barang siapa beristri dua, sedangkan dia lebih mementingkan salah seorang dari keduanya, maka ia akan datang nanti pada hari kiamat, sedangkan pinggangnya (rusuknya) dalam keadaan bungkuk.”
*.Wajib memberikan makan istrinya apa yang ia makan,memberinya pakaian, tidakmemukul wajahnya, tidak menghinanya, dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri.
*.Wajib selalu memberikan pengertian, bimbingan agama kepada istrinya, dan menyuruhnya untuk selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. (Qs. Al0Ahzab : 34 dan QS. At-tahrim : 6)
*.Tidak boleh membuka aib (kejelekan) istri kepada siapapun
*.Menjaga istrinya dengan baik. Termasuk menjaga istrinya dari segala sesuatuyang menodai kehormatannya, menjaga harga dirinya, dan menjunjung tinggi kehormatannya.
*.Apabila istri durhaka kepada suami, maka suami wajib mendidiknya dan membawanya kepada ketaatan, walaupun secara paksa.
Itulah beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh suami kepada istri.
Semoga, dengan terpenuhinya kewajiban tersebut dapat terciptanya keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah. Aamiin.
[retsa/islampos/pendidikanagamaislamdalamkeluarga]

Related Posts:

  • Ini Dia 28 Resep Kemesraaan Rumah Tangga Rasulullah1. Suami membukakan pintu untuk istrinya, baik di kendaraan, rumah, maupun yang lain Istilah yang cukup akrab di telinga kita, yang katanya orang-orang modern ini “Ladies First” ternyata sudah dilakukan Rasulullah sejak be… Read More
  • PESAN UNTUK PARA ISTRI (dan CALON ISTRI) Para istri yang suci hatinya, sesekali saat suamimu terlelap, pandanglah wajahnya. Itulah wajah orang yang tak punyahubungan darah denganmu, tapi kini terus berusaha untukmencintaimu. Sesekali saat suamimu pulang kerja ata… Read More
  • Begini Do'a Setelah Ijab Qabul untuk Istri Dianjurkan bagi seorang suami setelah melangsungkan akad nikahnya untuk meletakkantangannya di kening istrinya sambil berdoa, ” Allahumma Innii Asaluka Min Khoiriha wa KhoiriMa Jabaltaha Alaihi. Wa Audzu bika … Read More
  • Inilah Cara Rasulullah Membahagiakan IstrinyaSebaik-baik contoh pernikahan ideal tentu saja rumah tangga Rasulullah, salah satunya tentang bagaimana cara beliau membahagiakan istrinya. Untuk lebih jelas, mari kita simak uraian berikut: 1.Bahagia dalam Taat Rasulullah… Read More
  • KISAH CINTA PALING INDAH DALAM ISLAM 1. Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra Cinta Ali dan Fatimah luar biasa indah, terjaga kerahasiaanya dalam sikap, ekspresi, dan kata, hingga akhirnya Allah menyatukan mereka dalam suatu pernikahan. Konon saking rahasian… Read More

0 comments:

Post a Comment